Lompat ke konten

Curug Sawer : Permata di Tengah Hutan Belantara

  • oleh
Curug Sawer
Bagikan artikel ini :

Berada di tengah lebatnya hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, pesona Curug Sawer seolah tidak bisa disembunyikan. Tempat satu ini sukses mendatangkan ribuan wisatawan setiap tahunnya.
Tak peduli seberapa jauh lokasinya, atau seberapa sulit jalannya, para wisatawan tetap semangat untuk melihat keindahannya.

Curug Sawer

Curug Sawer merupakan salah satu Curug di Sukabumi yang cukup populer. Dalam bahasa Sunda, kata “curug” berarti air terjun sedangkan “sawer” bisa diartikan sebagai cipratan air. Di daerah Jawa Barat banyak sekali air terjun yang dinamai “curug sawer“.
Yang paling populer mungkin ada di Bandung, Banten, Tasikmalaya, dan Sukabumi. Nah, yang akan kita bahas kali ini adalah Curug Sawer Sukabumi.

Potret Keindahan Curug Sawer

Memiliki ketinggian sekitar 35 meter, airnya mengalir deras melintasi tebing batu yang dihiasi tumbuhan merambat.
Dibawahnya terdapat kolam alami dengan air yang jernih (dan dingin 😁). Mau berenang? Lebih baik jangan deh, karena aliran air dari Curug Sawer cukup deras. Belum lagi kedalamannya juga masih belum diketahui.

Tapi tenang, kamu masih bisa kok main air di pinggiran kolam. Tetap seru dan pastinya lebih aman 🙂

Di dekat air terjun, terdapat sebuah jembatan yang sering dijadikan tempat berfoto oleh para wisatawan. Dari sini kamu bisa merasakan segarnya hempasan embun air dari Curug Sawer.

Perjalanan Menuju Curug Sawer

Berada di kawasan Taman Nasional Gede Pangrango, untuk menikmati keindahan Curug Sawer kamu harus mengeluarkan tenaga yang ekstra.

Perjalanan dimulai dari pintu masuk TNGGP (Taman Nasional Gunung Gede Pangrango). Dari sini, kamu harus trekking sekitar 1,2 Kilometer.
Jangan khawatir, jalannya sudah bagus dan terawat kok. Sebagai bonusnya, kamu akan ditemani oleh lebatnya pepohonan dan udara yang sejuk.

Melintasi Jembatan Gantung Situgunung

Sebelum tiba di Curug Sawer, kamu juga harus melintasi Jembatan Gantung Situgunung alias Situgunung Suspension Bridge. Itu lho, jembatan fenomenal yang sempat menjadi jembatan gantung terpanjang se-Asia Tenggara.

Memiliki panjang sekitar 243 meter, lebar 1,8 meter, dengan ketinggian sekitar 161 meter diatas permukaan tanah.
Jembatan ini membentang diatas hutan yang masih terjaga. Dari atas jembatan, kamu bisa berfoto sambil menikmati indahnya pepohonan yang menjulang tinggi.

Untuk urusan keamanan, jangan khawatir. Jembatan ini sudah didesain sedemikian rupa, sehingga tetap aman saat dilintasi pengunjung. Bagian lantainya menggunakan kayu ulin yang terkenal dengan kekuatannya. Ada juga jaring pengaman yang terpasang di bagian samping jembatan.

Dikutip dari sebuah sumber, jembatan ini mampu menopang beban hingga 55 ton (atau sekitar 150 orang). Meski demikian, untuk alasan keamanan hanya 40 orang saja yang bisa melintas bersamaan.

Setelah melewati Situgunung Suspension Bridge, kamu masih harus trekking lagi sekitar 30 menitan (tergantung seberapa cepat kakimu bisa melangkah 😁) untuk menuju ke lokasi Curug Sawer.

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan di Curug Sawer

Selain bermain air dan menikmati keindahan alam, masih banyak kegiatan yang bisa kamu lakukan di tempat ini.

1. Hunting Foto

Hunting Foto di Curug Sawer

 

Ini sih udah jadi agenda wajib saat liburan ya. Apalagi kalau tempat yang kamu datangi punya banyak spot cantik seperti di Curug Sawer.
Mau berfoto dengan latar belakang air terjun, bisa. Mau foto di jembatan gantung, juga bisa. Pokoknya disini kamu dijamin ngak bakal kehabisan ide buat bikin foto-foto kece.

2. Menikmati Jembatan Gantung Situgunung

Jembatan Gantung Situgunung Curug Sawer

Ibarat kata pepatah, “Sekali merengkuh dayung, dua atau tiga pulau terlampaui“. Sambil berkunjung ke Curug Sawer, kamu juga bisa sekalian menikmati indahnya pemandangan dari atas jembatan Situgunung.

3. Glamping

 

Glamping di Curug Sawer

Buat kamu yang mau sekalian menginap juga bisa. Tidak jauh dari Curug Sawer, ada fasilitas Glamping alias Glamourus Camping yang bisa kamu nikmati.
Selain itu, pihak pengelola juga sudah menyiapkan area perkemahan yang bisa kamu gunakan untuk camping secara gratis.

Fasilitas Curug Sawer

Sebagai salah satu tempat wisata yang populer di Sukabumi, Curug Sawer memiliki fasilitas yang cukup baik.
Diantaranya :

  • Toilet yang bersih
  • Jasa pemandu (tour guide)
  • Warung dan toko souvenir

Lokasi Curug Sawer

Tempat ini berlokasi di Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Cara Menuju Lokasi

Dari kota Sukabumi kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Jl. Arif Rahman, kemudian ke Jl. Babakan Sirna lalu belok kanan.
Selanjutnya kamu akan tiba di perempatan jalan, ambil arah kiri lalu kamu akan tiba di alun-alun.
Dari sini kamu bisa belok kanan ke Jl. Surya Kencana lalu lanjutkan ke Jl. Cimumpang.

Kalau bingung, kamu bisa tanyakan ke warga sekitar atau gunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps 😁

Harga Tiket Masuk Curug Sawer

Tiket Masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (Weekday) : Rp. 16,000
Tiket Masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (Weekend) : Rp. 18,500
Paket Wisata Reguler : Rp. 70,000 (Sudah termasuk Curug Sawer, Situgunung Suspension Bridge, Masker, dan Welcome Drink)
Paket Wisata VIP : Rp. 100,000 (Sudah termasuk Curug Sawer, Situgunung Suspension Bridge, Masker, Welcome Drink, dan Kendaraan Antar Jemput)

Potret Keindahan Curug Sawer

Seperti biasa, saya sudah menyiapkan beberapa potret keindahan dari Curug Sawer yang bisa membuat jiwa liburanmu makin meronta-ronta 😁

Potret Keindahan Curug Sawer

Potret Keindahan Curug Sawer

Potret Keindahan Curug Sawer

Jembatan Gantung di Curug Sawer

Potret Keindahan Curug Sawer Sukabumi

Kesimpulan

Curug Sawer bisa menjadi destinasi pilihan buat kamu yang ingin menikmati alam, tapi tidak mau terlalu jauh dari perkotaan.
Letaknya yang berada di tengah hutan, membuat tempat ini cocok digunakan untuk menghirup udara segar sambil melepas kepenatan.

Ya sudah daripada kebanyakan tulisan, saya ucapkan Selamat Liburan kawan-kawan 😁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *